Bandung, PMII Zone – Ratusan mahasiswa
mengungkapkan ketidaksetujuan atas cuti paksa yang dilakukan pihak kampus
kepada mahasiswa yang terlambat membayar uang registrasi semester.
Ketidaksetujuan tersebut tergambar dari ramainya beberapa media sosial atas
berita cuti paksa yang diterbitkan oleh salah satu media massa nasional, Pos
Kota Online, salah satunya di Blackberry Messenger.
Mahasiswa beramai-ramai menggunakan judul
berita sebagai display picture BBM, ditambah dengan personal message
(status), Rabu malam (29/6). Tak hanya mahasiswa UIN, beberapa mahasiswa kampus
lain serta alumni-alumni pun banyak yang melakukan hal serupa. Mereka
mengungkapkan rasa simpati dan ketidaksetujuannya atas kebijakan baru tersebut.
“Kampusku keren. Kampusku banyak masalah,
tanda-tanda akan maju!” tulis Ryfa dalam personal message BBM-nya.
“Pak Rektor damang?” tulis Herlin,
salah seorang alumni UIN Bandung. Beberapa pengguna messenger pun menuliskan personal
message serupa.
Ada pula yang dengan emosi menimpali, “CUTIKAN
REKTOR UIN SELAMA-LAMANYA!” dengan nada tulisan yang bermacam-macam.
Beberapa dari mereka pun ada membuat meme
maupun foto dan gambar menarik yang berisikan kebijakan tersebut. Hingga pagi
tadi, masih ada beberapa mahasiswa yang mengungkapkan rasa simpatinya atas cuti
paksa tersebut. (sn)






0 komentar: