| Suasana pemberian materi oleh Ketua PKC Jawa Barat, Abdul Nasir |
BANDUNG, PMII Zone – Dalam rangka meningkatkan kredibilitas mahasiswa dibidang
keorganisasian serta pergerakan yang nyata terhadap permasalahan yang terjadi
dewasa ini. PC. PMII Kab. Bandung, menyelenggarakan acara Mapaba Raya yang
bertempat di PWNU Jabar, Sabtu (30/4).
Acara ini berlangsung selama 3 hari, mulai dari Jum’at, 29 April
2016 – Minggu, 01 Mei 2016. Dengan mengusung tema “Bersama PMII Membangun
Generasi Kritis Berorientasi Demokratis,” diharapkan mahasiswa saat ini mampu
menjadi generasi yang kritis serta peka terhadap permasalahan yang sedang
terjadi dengan berorientasi terhadap sikap demokratis. Pelaksanaan Mapaba Raya
dapat berjalan dengan lancar. Baik saat dimulainya persiapan hingga berakhirnya
acara.
“Pada acara Mapaba Raya kali ini, Alhamdulillah tidak ada tantangan
yang berat baik dalam tahapan persiapan hingga berlangsungnya acara. Bahkan
kami mendapatkan respon positif dari universitas- universitas lain yang sengaja
kami undang dalam acara ini,” ujar Imam AF Hudawi selaku ketua pelaksana.
Mapaba Raya dihadiri oleh 46
peserta dari berbagai universitas yang berada dalam regional Kabupaten Bandung,
diantaranya Universitas UIN Sunan Gunung Djati, STT Telkom, Universitas Ahmad
Yani, Uniba, STAI Darul Falah serta STAI Al-Jawami.
“Motivasi saya mengikuti Mapaba Raya yang diadakan oleh PC. PMII Kab.
Bandung ini, yaitu untuk mengoptimalkan diri serta mengoptimalkan masa study.
Karena saya sadar pada saat ini sumbangsih mahasiswa terhadap masyarakat
itu sangat kurang. Semoga dengan saya mengikuti acara ini, saya mampu mengamalkan
nilai- nilai positif yang didapat di PMII pada masyarakat kelak,” tutur Duroh,
salah satu peserta Mapaba Raya, saat ditemui
pada kesempatan wawancara.
Dengan diisi penyampaian materi yang mendukung mahasiswa untuk
berperan aktif pada masyarakat seperti materi terkait keorganisasian, Nilai Dasar
Pergerakan,
paradigma kritis Transformatif, ke-Indonesiaan dan ke-Aswajaan.
Semoga dengan diadakannya Mapaba Raya ini, mampu menjawab tantangan terhadap
universitas- universitas yang belum tersentuh PMII dari segi kultural. (adidah/alin)





0 komentar: